Obat Kuat Herbal untuk Lansia saat Berhubungan Intim

Info Obat Kuat Tradisional Lansia dengan Ramuan Herbal TiensInfo Obat Kuat Tradisional Lansia dengan Ramuan Herbal TiensObat Tradisional – Waktu ke waktu memang tidak terasa sangat cepat bahkan tidak sadar kita sudah terasa tua, lemah, dan sakit-sakitan. Demikian juga dengan potensi seksualnya yang menurun. Potensi seksual pada pria kadang menjadi masalah yang sangat menggangu bagi kehidupannya sehingga timbul kurang percaya diri.
Pada pria akan mengalami masa andropause, karena terjadi perubahan bentuk faali pada organ reproduksi pria secara bertahap dengan tingkat umur yang bervariasi. Penurunan sekresi hormon androgen atau testosteron yang berpengaruh pada kesuburan dimulai umur 50 tahun, ada juga di atas 60 tahun.
Munurunnya kadar testosteron akan berpengaruh pada penurunan gairah seksual (libido), menurunnya daya sensitivitas terhadap rangsangan, penurunan daya orgasme serta menderita disfungsi
ereksi atau impoten.

Masalah seksual pada pria sering diartikan sebagai gangguan fungsi seksual pada salah satu atau lebih aspek fungsi seksual. Gangguan fungsi seksual terjadi pada dorongan seksual, reaksi organ kelamin terhadap rangsangan sampai pada orgasme sebagai puncak reaksi seksual.

Penyebab Gangguan Fungsi Seksual Pria Lanjut Usia 

Gangguan fungsi seksual pada pria lansia disebabkan  :

  •  Faktor fisik  – Dapat berupa kelainan lokal pada organ kelamin atau penyakit sistemik.
  • Faktor psikis – Adalah hal-hal kejiwaan yang mengurangi atau menghilangkan reaksi seksual pada seseorang.

Beberapa gangguan yang menyebabkan masalah seksual pada pria lanjut usia (lansia) adalah :

1. Hilangnya dorongan atau gairah seksual

Baik wanita maupun pria dapat mengalami penurunan atau kehilangan dorongan seksual/gairah seksual. Sering terkesan gangguan seksual lebih umum dialami oleh wanita padahal banyak pula pria yang mengalami masalah tersebut.

Ada dua jenis hilangnya dorongan seksual yaitu :

  • primer – Yang dimaksud hilangnya dorongan seksual primer adalah  bila tidak ada dorongan seksual sejak semula.
  •  Sekunder – Sedangkan sekunder bila pria mengalami kehilangan dorongan seksual, padahal sebelumnya normal.

Hilangnya dorongan seksual ini dapat disebabkan oleh faktor fisik maupun psikis.

  • Penyebab psikis antara lain perasaan bersalah karena telah berselingkuh, stres berkepanjangan.
  • penyebab fisik antara lain dapat menyebabkan hilangnya
    dorongan seksual antara lain gangguan hormon( menurunnya kadar hormon testosteron dan hormon tiroid), kepayahan yang
    berlebihan (seperti pada penyakit hati, penyakit jantung, penyakit ginjal dan penyakit paru), konsumsi obat penenang dan narkotik.

2. Disfungsi ereksi (impotensi)

Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang cukup untuk melakukan hubungan seksual.

3. Ejakulasi dini (premature ejaculation)

Seorang pria dianggap mengalami ejakulasi dini bila ia tidak mampu mengontrol ejakulasinya sehingga pasangannya tidak sempat mencapai orgasme.

Beberapa derajat ejakulasi dini yaitu :

a. Ejakulasi terjadi sebelum penis menyentuh alat kelamin wanita.
b. Ejakulasi terjadi segera setelah terjadi persentuhan dengan labia vagina.
c. Ejakulasi terjadi segera setelah terjadi penetrasi vagina.
d. Ejakulasi terjadi setelah pergeseran singkat dengan vagina.

Berdasarkan data ini maka ejakulasi dianggap sebagai suatu gangguan yang bersifat psikofisiologik

Ada beberapa masalah yang melatar belakangi terjadinya ejakulasi dini yaitu:

  • Hubungan suami istri yang tidak harmonis.
  • Perasaan tidak senang terhadap pasangannya.
  • Rasa takut terhadap wanita
  • Teori lain yang dikemukakan ialah akibat adanya gangguan pada sistem saraf yang mengatur ejakulasi.

4. Ejakulasi terhambat (retard ejaculation)

Padagangguan ini, terjadi ketidakmampuan mengalami ejakulasi di dalam vagina. Gangguan ini dapat terjadi primer,yaitu tidak pernah mencapai ejakulasi. Sedangkan ejakulasi terhambat yang sekunder berarti sebelumnya pernah mencapai ejakulasi secara normal, tetapi karena sebab tertentu. Kemudian mengalami hambatan ejakulasi saat masih di dalam vagina.

Ada beberapa kelompok penderita berdasarkan kemampuan mencapai ejakulasi yaitu :

a. Penderita baru dapat mencapai ejakulasi setelah melakukan masturbasi ( onani ).
b. Penderita dapat mencapai ejakulasi melalui rangsangan oleh pasangannya,misalnya secara manual atau seks oral
( oral sex/fellatio )
c. Sebagian penderita tetap tidak mencapai ejakulasi dengan cara apapun.

Ejakulasi terhambat dapat disebabkan oleh faktor fisik atau faktor psikis. Penyebab fisik meliputi gangguan anatomi pada kelamin, kerusakan saraf, dan obat-obat yang mengganggu fungsi saraf, misalnya guenethidine.

5. Disfungsi orgasme

Disfungsi orgasme mengandung pengertian terganggunya fungsi orgasme.

Ada tiga macam disfungsi orgasme yang dapat dialami pria yaitu :

a. Disfungsi orgasme primer yang berarti tidak pernah mencapai orgasme dengan cara apapun sejak semula.
b. Disfungsi orgasme sekunder yang berarti sebelumnya pernah mencapai orgasme, tetapi kemudian tidak mampu lagi karena
sesuatu sebab.
c. Disfungsi orgasme situasional yang berarti tidak dapat mencapai orgasme pada situasi atau keadaan tertentu.

Obat Kuat Herbal Untuk Lansia saat Berhubungan IntimGejala penuaan pada pria bisa ditandai dengan sindrom kekurangan produksi hormon lelaki, atau testosteron. Selain kekurangan testosteron, pria yang terkena andropatis akan mengalami penurunan hormon melatonin dan perubahan pada follicle stimulating hormone (FSH) serta luteinizing hormone (LH). Dua terakhir inilah yang berperan terhadap kejantanan pria.

Jika testosteron menyusut tidak hanya mutu sperma yang menurun tetapi daya ereksi dan libido juga terganggu. Ini akan membuat pria tidak percaya diri. Seperti halnya wanita, pria juga akan mengalami gejala-gejala seperti keropos tulang (osteoporosis), kekakuan pembuluh darah jantung, cepat lelah, dan menurunnya kekebalan tubuh.

Bila hormon melatonin ikut berkurang, pria akan terserang penyakit susah tidur dan mengalami gangguan pigmen pada rambut alias mulai keluar uban. Kadar testosterone pada laki-laki sehat sangat bervariasi, artinya, seperti halnya menopouse, andropouse bisa juga dialami pada usia yang lebih muda atau lebih tua. Selain berkaitan dengan usia, penurunan kadar testosteron juga bisa terjadi samar-samar.

Tidak ada cara yang bisa memperkirakan siapa yang akan mengalami hal ini, juga tidak jelas gejala mana yang muncul karena gejala yang dialami setiap pria berbeda-beda.

Untuk itu kami akan membantu memecahkan masalah itu semua dengan suplemen/obat kuat tiens yang bisa membantu anda dengan cepat dalam mengalami gejala-gejala tersebut, khususnya untuk masalah keperiaan baik itu berhubungan intim atau masalah faktor stamina pria tua ataupun muda.

Obat Kuat Herbal Untuk Lansia saat Berhubungan IntimDengan hadirnya produk obat kuat tiens sangat diharapkan bisa membantu dikalangan masarakat.Obat kuat tiens terbuat dari ramuan herbal alami yang diproses dengan teknologi modern yang aman untuk dikonsumsi bahkan tidak memiliki efek samping yang berbahaya untuk tubuh dan memiliki sertifikat resmi mui maupun badan pom sehingga tidak perlu diragukan lagi kualitas dan khasiat produknya.

Obat Kuat Herbal Untuk Lansia saat Berhubungan Intim

 

 

Advertisements